Sabtu, 28 April 2012

Pohon Karet Sebagai Andalan Komoditas Pertanian Di Kabupaten Nias



infokotamedan.com - Kabupaten Nias disebut juga Kabupaten Nias Induk baru satu tahun terbentuk, adalah menjadi salah satu dari hasil pemekaran Kabupaten Nias yaitu Nias Utara, Kotamadya Gunungsitoli, Nias Barat dan Kabupaten Nias Induk sendiri.

Nias Induk terdiri dari 9 kecamatan. Secara geografis, 3 kecamatan terletak di dataran rendah dengan kontur tanah relatif datar dan 6 kecamatan lainnya berada di dataran tinggi dengan kontur perbukitan

Hasil pembicaraan penulis dengan Kepala Dinas Pertanian, Bpk. Famahato Mendrofa pada awal April 2012, 6 kecamatan yang berada di wilayah dataran tinggi telah ditetapkan pohon karet sebagai komoditas andalan pertanian. Hal ini dikarenakan pohon karet telah lama menjadi komoditas andalan di wilayah ini dan memang pohon karet sangat baik tumbuh di wilayah ini. Selain itu pohon karet juga sangat mudah dan efisien dalam perawatannya dan dapat memberikan hasil yang baik selama 15 tahun.

Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian telah menganggarkan pembagian bibit pohon karet pada tahun ini sebanyak 80.000 batang kepada petani-petani, yaitu bibit kualitas unggul PB 260.
Dengan bibit unggul ini, diharapkan 4 tahun ke depan masyarakat telah dapat menikmati hasilnya dengan nilai yang lebih tinggi dikarenakan bibit dari kualitas unggul.   

*infokotamedan.com - AL